UM Go Terus Melangkah Menuju Internasionalisasi

Bagikan

KAMPUS PENCERAHAN – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM Go) terus melangkah menuju internasionalisasi kampus. Selain kerjasama yang dijalin dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri, pihak kampus juga memperkuat diri ke dalam. Ini dengan serangkaian kegiatan terkait program bahasa Inggris oleh pihak kampus. Seperti, Rabu (10/10) dilaksanakannya launching program TOEFL like preparation bagi calon wisudawan UM Go tahun 2018, launching program english day setiap hari rabu dan sosialisasi hasil training LMIHE yang diikuti rektor di Monash University. Ketiga agenda tersebut dikatakan Rektor UM Go Dr. dr. H. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S terkait dengan rencana internasionalisasi kampus UM Go. Dikatakan Muhammad Isman, sesuai rekomendasi dari training kepemimpinan dan managemen internasionalisasi yang telah diikutinya, maka sejumlah PTM yang ikut termasuk UM Go diminta segera membuat program kegiatan dalam rangka mempersiapkan internasionalisasi kampus. Kegiatan awal yang dilakukan adalah program TOEFL like preparation. “Untuk pilot project pertama akan dilaksanakan kepada mahasiswa calon wisudawan dari Fakultas Ilmu Budaya. Selanjutnya akan diikuti oleh calon wisudawan dari fakultas lainnya,” imbuh Muhammad Isman. Direncanakan program ini akan dibuat juga bagi mahasiswa baru tahun 2018. Melalui program ini, kata Muhammad Isman ada 2 manfaat yang diperoleh yaitu bagi kampus memiliki data terkait kemampuan bahasa Inggris, selanjutnya buat mahasiswa mereka akan memiliki sertifikat sebagai surat keterangan pendamping ijazah. Adapun program english day ditujukan bagi seluruh civitas kampus baik dosen, TPA dan mahasiswa bahwa setiap hari rabu harus berbahasa inggris. “Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, maka kampus mengundang native speaker dari Inggris sebagai instruktur. Diharapkan langkah awal menuju internasionalisasi UM Go sdh dimulai melalui 2 program ini,” tandasnya.