Mahmudy Irdja : AIK Mampu Membangun Karakter dan Akhlak Islami bagi warga kampus Pencerahan

Bagikan

KAMPUS PENCERAHAN – Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan Seminar Nasional Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk pertama kalinya pada hari Sabtu yang lalu.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh PTMA se-Indonesia ini diselenggarakan di ruang Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta di Solo Jawa Tengah.

Acara Seminar Nasional ini dibuka oleh M.Sayuti Ph.D mewakili Majelis Diktilitbang Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, M. Sayuti menyampaikan bahwa untuk kepentingan kemudahan koordinasi dan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di semua PTMA yang ada sudah sangat mendesak dibentuknya Asosiasi Lembaga yang menangani Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Kedepan diharapkan AIK tidak hanya sebagai ciri khas PTMA, tetapi seharusnya benar-benar menjadi ruh yang menjiwai seluruh lini dan merupakan keunggulan PTMA, sehingga kesempatan seminar ini hendaknya dapat dimanfaatkan sekaligus sebagai wadah untuk bertukar pendapat guna pengembangan pembelajaran AIK.

Dua orang guru besar bertindak sebagai keynote speaker yaitu Prof.Dr. Amin Abdullah dan Prof. Zamroni. Dalam kesempatan itu, Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang diwakili oleh Ketua LPP-AIK Ir. Drs. H. Ad Mahmudy Irdja, MM. telah berkesempatan pula mempresentasikan artikel tentang peran AIK dalam membina dan membangun karakter civitas akademika UM-Go.

Mahmudy mengemukakan bahwa AIK akan mampu membangun karakter dan akhlak islami bagi setiap warga kampus UM-Go dengan kegiatan JUFAIKA atau Jum’at for AIK sebagai program unggulan.

Disamping itu, dikemukakan pula berbagai kegiatan lain sebagai pendukung telah dilaksanakan dalam berbagai kemasan seperti Bimbingan Baca al-Quran (BBQ), Ujian Baca al-Qur’an (UBQ), Budaya Kultum, Baitul Arqam, Darul Arqam dan lain2.

Di akhir kegiatan telah dilaunching Asosiasi Lembaga AIK PTMA sebagai wadah pengembangan ke-AIK-an.