Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Gorontalo dan Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI), Kamis kemarin (16/5), menggelar rapat bersama. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama bertempat di rumah makan Raja Tuna, Kota Gorontalo.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua APTISI Gorontalo yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go), dr. Muhammad Isman Jusuf, Ketua APPERTI yang juga Ketua Dewan Pembina YPDLP Universitas Gorontalo (UG), Dr. Rustam Akili, para Pimpinan PTS, Ketua Yayasan PTS serta pengurus APTISI dan APPERTI Wilayah Gorontalo.

Dalam rapat ini, ada 4 agenda yang dibahas. Pertama, terkait tindaklanjut sosialisasi Early Warning System (EWS) yang disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Jasruddin beberapa waktu lalu.

Kedua, terkait pendampingan perguruan tinggi swasta (PTS) yang akan reakreditasi institusi dan program studi (Prodi). Dalam hal ini APTISI dan APPERTI menyepakati akan melakukan pendampingan, termasuk memetakan potensi sumber daya manusia (SDM) dosen PTS Gorontalo yang bisa digunakan antar PTS, dalam rangka memenuhi beban kerja dosen dan rasio dosen dengan mahasiswa.

Ketiga, tentang perkembangan pengusulan LLDikti di Gorontalo dan terkahir, kegiatan APTISI expo dan kontribusi tiap PTS untuk operasional APTISI. “Mencakup 4 agenda ini, seluruh pimpinan PTS berharap, agar APTISI dan APPERTI lebih berperan dalam peningkatan penjaminan mutu dan pelayanan akademik di masing-masing PTS,” ungkap Ketua APTISI Gorontalo, dr. Isman.

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Rizan Adam, selaku sekretaris BPH UM-Go dan diakhiri dengan buka bersama hingga sholat Maghrib berjama’ah.

Close Menu