Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Mahasiswa adalah kaum intelektual yang mempunyai peranan besar terhadap kemajuan dan perubahan bangsa ke arah yang lebih baik. Bahkan kehadiran mahasiswa di suatu daerah menunjukkan bahwa daerah tersebut ingin sesuatu perubahan yang lebih baik dalam berbagai aspek, salah satunya lingkungan.

Hal ini benar adanya. Dimana mahasiswa dalam pengabdiannya, selalu melihat akar permasalahan yang terjadi di daerahnya. Di Kabupaten Gorontalo (Kabgor), para mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) asal Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) bekerjasama dengan mahasiswa KKS Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan KKN Universitas Gajah Mada (UGM) telah melaunching peresmian Bank Sampah serta program Gerai Tukar Sampah bersama pemerintah desa.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi kebiasaan masyarakat khususnya di Desa Biyonga, yang sering membuang sampah plastik dan sejenisnya di bantaran sungai Desa Biyonga. Bank Sampah ini oleh mahasiswa UM-Go, UNG dan UGM diberi nama Permata.

“Selama ini sampah plastik dan sejenisnya sering dibuang sembarangan, bahkan dibuang di sungai Biyonga. Karenanya, dalam menjalankan program KKD ini, salah satu program yang dijalankan adalah merestorasi sungai. Kami pun bersama mahasiswa UNG dan UGM membuat bank sampah sekaligus program gerai tukar sampah,” ungkap salah satu mahasiswa UM-Go.

Dengan diremikannya bank sampah ini, diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sementara untuk gerai tukar sampah, di gerai ini masyarakat dapat menukar sampah dengan bahan pokok yang diperlukan dengan ketentuan sesuai jenis dan beratnya.

Ide cemerlang yang dilakukan oleh mahasiswa ditiga kampus ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kabgor, Prof. Nelson Pomalingo. “Orang yang ingin bekerjasama itu adalah pemenang. Ini merupakan inspirasi yang sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dan pemerintah,” ungkap Bupati Nelson.

Meskipun pemerintah mempunyai sejuta program untuk pengelolaan sampah, semuanya akan sia-sia tanpa bantuan masyarakat. Sebelum melimpahkan tanggungjawab pada pemerintah, mestinya masyarakat bisa mengurangi sendiri dan mengajak orang sekitar untuk melakukan hal yang sama, karena masyarakatlah yang paling tahu permasalahan lingkungannya.

Close Menu