Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Siapa yang tak kenal dengan Seto Mulyadi atau biasa disapa Kak Seto. Meski sudah memasuki usia 67 tahun, namun tokoh pendidikan ini masih saja awet muda. Iya, terbukti dalam penampilannya, Sabtu kemarin (21/9/2019), Kak seto nampak tidak jauh berbeda seperti di era tahun 80-an, saat memberikan materi dalam Seminar Nasional Kesehatan, di Gedung Sumber Ria, Kota Gorontalo.

Kedatangan Kak Seto di Gorontalo disambut langsung oleh Pimpinan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) selaku pihak yang menginisiasi kegiatan seminar, kolaborasi dengan PPMI, IPANI dan Sekolah KB TK SD Al-Azhar Gorontalo. Dalam materinya, Kak Seto membahas mengenai Dinamika Permasalahan dan Pola Asuh di Era Revolusi Industri 4.0 dan Solusinya.

Selain Kak Seto, UM-Go juga menghadirkan Ketua Ikatan Perawat Anak Indonesia (IPANI) Pusat, Dr. Nani Nurhaeni, S.Kp., MN, selaku pemateri kedua, terkait Peran Keperawatan Anak di Era Revolusi Industri 4.0. Sebelumnya, dalam sambutan Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, disampaikan bahwa seminar kali ini mengangkat tema yang cukup relevan, yakni Ibu Cerdas, Anak Sehat di Era Revolusi Industri 4.0.

Bagi Rektor, ketika menyebut revolusi industri, maka kata kunci yang terlintas adalah destruction atau pengganggu. “Kenapa disebut penggangu ? karena mengganggu kondisi kemapanan atau tatanan yang sudah ada,” ungkap Rektor.

Ia pun memberi contoh bisnis kodak dan fujifilm. Siapa yang akan berfikir kalau bisnis ini akan tergeser oleh smartphone masa kini. “Dalam kondisi ini kodak dan fujifilm terganggu bahkan tersingkir oleh smartphone karena tidak sesuai dengan tatanan zaman yang ada,” terangnya. “Jadi, anak-anak akan sendirinya tergeser jika tidak dipersiapkan sejak dini. Dan untuk mempersiapkan semua ini, peran utamanya ada pada orang tua,” pungkas Rektor.

Close Menu