Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Kebutuhan kantong darah di Indonesia sangat tinggi. Sesuai standar WHO, jumlah kantong darah yang harus tersedia di suatu negara adalah 2 persen dari populasi nasional. Artinya, untuk Indonesia, dibutuhkan kantong darah sekitar 5,4 juta dari 268 juta penduduk dalam setahun.

Kebutuhan akan kantong darah yang tinggi ini membuat Palang Merah Indonesia (PMI) terus berupaya menyelenggarakan kegiatan donor darah agar ketersediaan kantong darah bisa terpenuhi.

Kebutuhan ini juga memunculkan beberapa komunitas atau organisasi di luar PMI yang tergerak membantu penyediaan darah bagi mereka yang membutuhkan. Salah satunya Korps Sukarela (KSR) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-GO). Meski demikian, KSR UM-Go dalam setiap aksinya selalu menggandeng PMI sebagai mitra penyelenggara.

Dalam perannya, KSR selalu membantu upaya penyediaan darah dengan menggelar aksi donor darah di kampus pencerahan UM-Go. Sejumlah stok darah yang diperoleh dari pendonor kampus, akan disalurkan ke rumah sakit, khususnya unit gawat darurat (UGD) melalui PMI Kabupaten Gorontalo (Kabgor) maupun Provinsi Gorontalo. Seperti yang dilaksanakan, Selasa kemarin (24/9/2019).

“Aksi donor darah ini adalah kali ke 8 kita laksanakan di kampus UM-Go. Insya Allah, kegiatan ini dapat membantu rumah sakit, khususnya UGD untuk pemasokan darah,” ungkap Ketua Panitia Aksi Donor Darah, Muhammad Buang Misilu.

Close Menu