logo-1.png
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Rektor Universitaa Muhammadiyah Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S telah menugaskan Ketua LPK-AIK, Ir. Drs. Ad Mahmudy Irdja, MM untuk mengikuti Kegiatan ToT Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Makassar. Ad Mahmudy menjelaskan bahwa kegiatan yg diselenggarakan oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini mengusung tema “Implementasi Filsafat Pendidikan Islam dan Muhammadiyah Untuk AIK” dan berlangsung selama dua hari di Aerohotel Smile di kawasan Pantai Losari.

Dalam acara pembukaan hari Sabtu tanggal 20 Desember 2019, Prof. Dr. Irwan Akib dari Majelis Dikti PP Muhammadiyah mengutarakan bahwa warga Muhammadiyah sudah ditakdirkan untuk selalu melahirkan amal-amal usaha termasuk dalam bidang pendidikan, sehingga perlu dukungan dari berbagai pihak terkait. Berkaitan dengan hal tersebut, dan sekaligus dalam rangka menindak lanjuti putusan Muktamar Muhammadiyah tahun 2010 di Jogyakarta telah dilakukan langkah-langkah merumuskan filsafat pendidikan Islam dan Pendidikan Muhammadiyah yang kemudian melahirkan konsep filsafat pendidikan tersebut.

Sebagaimana diketahui telah banyak prestasi yang diraih oleh Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, alumninya tersebar dan berkiprah dalam berbagai bidang di seluruh penjuru. Namun hal ini hendaknya tidak membuat Muhammadiyah berpuas diri. Masih banyak pertanyaan yg muncul ke permukaan, apakah Muhammadiyah sudah menyelenggarakan pendidikan secara tepat? Bagaimana seharusnya konsep paradigma pendidikan Muhammadiyah? Bagaimana landasan berpikir yang seharusnya dalam menyelenggarakan pendidikan? Rumusan utuh filsafat pendidikan Muhammadiyah yang berbasis IPTEKS masih perlu dijabarkan lebih komprehensif.

Intinya, pendidikan Muhammadiyah harus mampu melahirkan manusia yang sukses dan bahagia di dunia dan akhirat, serta menyadari makna hidup yang harus senantiasa mengembangkan potensi diri yang sesuai norma.

Ad Mahmudy Irdja menambahkan bahwa kegiatan ToT ini dirangkaikan pula dengan acara bedah buku Filsafat Pendidikan Islam dan Jejak-jejak Filsafat Pendidikan Muhammadiyah yang disusun oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Pesan khusus yang menjadi inti pembahasan adalah bahwa ke depan AIK harus menjadi virus yang harus merasuki semua bidang ilmu yang dipelajari di semua PTMA. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh PTM se-Indonesia Timur dan JawaTimur.

Close Menu