Sejarah

Sejak terbentuknya pimpinan wilayah Muhammadiyah Gorontalo untuk periode 2000-2005 yang terdiri dari  Prof. Dr. H. Mansoer Pateda, Johan   Jassin SH, MH, Ir. H.Jusuf Basumbul, H. Abd. Rahman Mahmud, Drs. Syafwan Ali, Drs. Yusran Ekie, pengurus ini telah memprogramkan pendirian Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Berbagai kendala yang dihadapi pengurus, sehingga sampai akhir periode belum dapat dilaksanakan.

Musyawarah Wilayah Muhammadiyah periode 2005-2010 memberikan rekomendasi antara lain melanjutkan pendirian Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Untuk itu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo  periode 2005 – 2010 melanjutkan program PWM periode 2000-2005,

Secara resmi berdirinya Universitas Muhammadiyah Gorontalo dikukuhkan berdasarkan surat keputusan Menteri Departemen Pendidikan Nasional (DEP DIKNAS RI) dengan SK No. 98/D/O/2008 tanggal 11 juni 2008. Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo awalnya berada di kompleks Perguruan Muhammadiayh Kota Gorontalo dengan status pinjam pakai dan selanjutnya sejak tahun 2010 pindah menempati gedung milik sendiri di Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo

Dasar penyelenggaraan kegiatan akademik di Universitas Muhammadiyah Gorontalo :

  • SK PP Muhammadiyah Nomor 56/KEP/I.O/2008, tanggal 19 Maret tentang pengangkatan Rektor
  • SK Mendiknas RI Nomor 98/D/O/2008, tanggal 11 juni 2008 tentang penertiban izin penyelenggaraan sembilan program studi jenjang program sarjana S1 masing – masing :
    1. Program Studi Sistem Informasi
    2. Program Studi Geografi
    3. Program Studi Agribisnis
    4. Program Studi Peternakan
    5. Program Studi Budidaya Perairan
    6. Program Studi Administrasi Negara
    7. Program Studi Sastra Inggris
    8. Program Studi Sastra Arab
    9. Program Studi Ekonomi Pembangunan