WhatsApp Image 2021-09-07 at 15.02.06

Kampus Pencerahan – Puluhan mahasiswa peserta kuliah kerja dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) tahun 2021, untuk kluster Kabupaten Boalemo mulai di terjunkan ke lokasi masing-masing pada Selasa (31/08/2021).

Sebelum diterjunkan ke dua lokasi yakni Desa Patoameme Kecamatan Botumoito dan Desa Jatimulya Kecamatan Wonosari, peserta KKD kluster Boalemo diterima secara resmi oleh Asisten II yang dilaksanakan di Kantor Bupati Boalemo.

“KKD merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang menyasar desa-desa, Yang harapannya adalah dengan terjunnya mahasiswa ke desa selain mendatangkan manfaat untuk masyarakat desa juga bermanfaat untuk mahasiswa sendiri, sebagai kader pembangunan masa depan.” Terang Indri Afriani Yasin, PhD., saat kegiatan penerimaan mahasiswa KKD oleh pemerintah Desa Jatimulya.

Indri menyebutkan bahwa sebanyak 13 orang mahasiswa akan berada di Desa Jatimulya, selama 45 hari kedepan. Adapun alasan dipilihnya Jatimulya menjadi tempat pelaksanaan KKD adalah tindak lanjut dari rintisan kerjasama UMGO dengan pondok Pesantren Modern Darul Madinah.

“Semoga anak-anak kami dapat diterima dengan baik, dan program-program yang akan dilaksanakan , terkait dengan bidang ilmu yang terintegrasi dengan program desa dapat berjalan dengan lancar, serta dapat memberi manfaat bagi desa jatimulya dan mahasiswa sendiri,”Harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatimulya Kawid saat memberikan sambutannya mengatakan menerima dengan baik kedatangan mahasiswa UMGO.

“Saya menerima dengan senang hati adik-adik mahasiswa UMGO, kami juga berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan pihak kampus UMGO untuk menampung adik-adik mahasiswa,”Tandasnya.

Lanjutnya, setelah kegiatan penerimaan ini ia akan melakukan pertemuan khusus guna berkonsultasi mengenai kebutuhan dan keperluan dan diarahakan untuk berkoordinasi dengan aparat desa Jatimulya.

“Insya Allah adik-adik dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat, bisa belajar dengan baik bagaimana hidup bermasyarakat apalagi dengan adanya program khusus di pondok pesantren agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,”Ucapnya.

Terakhir Kordinator Desa (Kordes) kluster Jatimulya Alwin Ibrahim mengatakan, sangat senang telah ditempatkan di desa tersebut karena selain bisa belajar bermasyarakat kita dapat lebih meningkatkan ilmu agama kita khususnya dengan adanya pondok pesantren. 

Close Menu