MAHASISWA UMGO PERKENALKAN PRODUK KELAPA UNTUK PEMBERDAYAAN UMKM DI DESA RUMBIA

Kampus Unggul dan Berkemajuan — Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Tematik Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) meluncurkan produk inovatif berbasis kelapa di Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Produk tersebut merupakan hasil dari upaya mahasiswa dalam memanfaatkan potensi kelapa yang melimpah di desa ini, yang selama ini hanya dijual dalam bentuk mentah tanpa nilai tambah, Rabu 23 April 2025.

Dalam acara yang berlangsung meriah, mahasiswa UMGO memperkenalkan dua produk unggulan hasil kreativitas mereka: Virgin Coconut Oil (VCO) dan briket dari tempurung kelapa. Kedua produk ini diyakini mampu membuka peluang baru bagi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Rumbia.

 

Koordinator lapangan KKD Tematik UMGO di Desa Rumbia, Ramlin Hiyola, menjelaskan bahwa produk ini tercipta untuk memberikan nilai tambah pada hasil pertanian kelapa yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

 

 “Kami melihat potensi kelapa di sini sangat besar, namun pengolahan yang masih terbatas. Melalui VCO dan briket kelapa, kami ingin menciptakan peluang baru yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi,” ujarnya.

 

Minyak VCO yang dihasilkan dengan metode fermentasi alami ini memiliki banyak manfaat, antara lain untuk kesehatan dan kecantikan, tanpa bahan kimia tambahan. Sementara itu, briket kelapa yang dibuat dari tempurung kelapa, seringkali menjadi limbah, diolah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk keperluan rumah tangga maupun industri kecil.

 

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Desa Rumbia, Bapak Ridwan Diu, dan sejumlah tokoh masyarakat, Ramlin juga mempresentasikan desain kemasan dan label produk, serta mengajukan strategi pemasaran untuk memperkenalkan produk tersebut ke pasar lebih luas. “Kami sangat mengapresiasi ide kreatif mahasiswa yang telah membawa solusi untuk mengolah potensi kelapa menjadi produk bernilai. Ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Ridwan.

 

Warga Desa Rumbia pun menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap produk-produk yang diperkenalkan. Beberapa warga bahkan menyatakan niat mereka untuk mempelajari lebih lanjut cara pembuatan VCO dan briket kelapa, setelah melihat potensi pasar dan manfaat yang dijelaskan dalam presentasi.

 

Mahasiswa KKD Tematik UMGO berharap program ini tidak hanya berhenti pada tahap perkenalan produk, melainkan bisa berkembang lebih lanjut menjadi usaha bersama yang dapat dikelola oleh masyarakat setempat. Mereka berkomitmen untuk membantu membentuk kelompok masyarakat yang dapat mengelola produksi VCO dan briket kelapa secara berkelanjutan.

 

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan Desa Rumbia dapat memanfaatkan potensi kelapa dengan lebih optimal, meningkatkan perekonomian lokal, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi warganya.