Kampus Unggul dan Berkemajuan – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menandai perjalanan 18 tahun pengabdiannya melalui Resepsi Milad XVIII yang dirangkaikan dengan Wisuda XXIII Program Sarjana, Profesi, dan Magister. Dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Selasa (14/7/2026), sebanyak 337 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan yang siap berkarya di tengah masyarakat.
Momentum istimewa ini dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.AP., Gubernur Gorontalo diwakili Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Zukri Suratinoyo, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Erwin Akib, Ph.D , Kepla LLDikti Wilayah XVI, Munawir Sadjali Razak, M.A., Kepala Subdirektorat Peningkatakan Kapasitas, Perlindungan, dan Pengendalian, Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, Dr. Efrini, M.Ed., Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus Mohamad Thomas Mopili, M.M., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo, Dr. Sabara Karim Ngou, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Gorontalo, Hapsa Nikma Paneo, Ketua BPH UMGO, Drs. Yusnan J. Ekie, Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, Kepala GTK Provinsi Gorontalo, Hamzah Hippy, M.T.,
Serta tamu undangan lainnya, peserta yudisium dan orang tua keluarga.
![]()
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadjali Razak, M.A., mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan atas kerja keras dan dedikasi yang telah mengantarkan mereka meraih gelar akademik. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era global.
“Ijazah yang hari ini saudara pegang bukan tanda bahwa proses belajar telah selesai. Teruslah meningkatkan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, serta karakter agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pembinaan karakter yang diterapkan UMGO melalui program berasrama yang dinilai berhasil membentuk lulusan berintegritas. Karena itu, ia mengajak seluruh alumni untuk senantiasa menjaga nama baik almamater sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.
Sementara itu, mewakili Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Erwin Akib, Ph.D., menilai berbagai inovasi yang dilakukan UMGO menjadi bukti keseriusan kampus dalam memajukan pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia. Ia memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang membuka kesempatan bagi para guru senior untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.
Menurutnya, peserta RPL yang berasal dari rentang usia 47 hingga 61 tahun menunjukkan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia. Program tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dan Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Prof. Erwin juga optimistis UMGO mampu segera meraih Akreditasi Institusi Unggul. Menurutnya, berbagai indikator telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan hanya membutuhkan beberapa program studi lagi berstatus unggul untuk memenuhi persyaratan tersebut. Ia menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah merupakan institusi yang inklusif, terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.
Mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo, Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Zukri Suratinoyo, menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-18 UMGO. Ia menilai usia 18 tahun merupakan fase penting bagi sebuah perguruan tinggi untuk semakin matang dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap UMGO terus melahirkan generasi unggul, berkarakter Islami, dan mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” katanya.
Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, mengatakan usia ke-18 merupakan fase transisi menuju kedewasaan. Sejalan dengan itu, UMGO terus melakukan pembenahan, memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu akademik, serta mengembangkan berbagai fasilitas untuk mendukung terwujudnya visi sebagai Excellent University.
Ia menjelaskan bahwa saat ini UMGO memiliki tujuh fakultas dan satu program pascasarjana. Fakultas Agama Islam dan Program Pascasarjana kini menempati Kampus II Darul Arqam Tower sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur kampus.
Rektor juga menyampaikan bahwa UMGO tengah memasuki fase kedua Rencana Induk Pengembangan menuju Excellent University dengan fondasi akreditasi institusi Baik Sekali, mayoritas program studi berakreditasi Baik Sekali, serta satu program studi yang telah meraih predikat Unggul. Untuk periode 2026–2027, UMGO menargetkan sedikitnya enam program studi memperoleh akreditasi unggul sebagai langkah strategis menuju Akreditasi Institusi Unggul.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kadim turut menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang calon wisudawan Program RPL yang meninggal dunia sehari sebelum pelaksanaan wisuda. Seluruh hadirin mengheningkan cipta dan mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UMGO. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil sinergi antara keluarga dan kampus dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
“Yakinlah memilih UMGO adalah pilihan yang tepat. Jadilah lulusan yang mampu menjadi penerang bagi masyarakat, memancarkan ilmu, iman, dan takwa di mana pun berada,” tutupnya.
![]()