Select Language

 

Dalam rangka pelaksanaan Munas sekaligus konferensi internasional AIPNEMA (Asosiasi Pendidikan Ners Muhammadiyah Aisyiah Seluruh Indonesia) di Gorontalo, maka pimpinan UMG dan panitia pelaksana pada jumat 2 oktober lalu melakukan audiensi kepada sekda prov. Gorontalo, Prof.Dr.Ir.Hj. Winarni Monoarfa, MS. Hadir dalam pertemuan tersebut Drs.H.Syamsudin Tulie, M.Si (wkl rektor II), dr.H.Isman Jusuf, Sp.S (dekan FIKES), Edi Soesanto, S.Kp, M.Kep (ketua AIPNEMA Pusat), Pipin Yunus, S.Kep, Ns (wkl dekan FIKES), Rona Febriona, S.Kep, M.Kes (kaprodi S1 keperawatan), DR.Hj.Rosmin Ilham, S.Kp, MM (ketua panitia Munas dan konferensi internasional), dan Fadli Samsudin, S.kep, Ns (wkl ketua panitia). Dalam pertemuan tersebut dilaporkan bahwa munas dan konferensi internasional akan dilaksanakan pada 24-26 november 2015. Tema yang diangkat “pengembangan kurikulum keperawatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan berbasis nilai keislaman dan berperspektif internasional”.Rencananya acara tersebut akan dihadiri 35 institusi ners di lingkungan perguruan tinggi muhammadiyah dan aisyiah seluruh indonesia. Partisipan juga diharapkan berasal dari para akademisi, profesi perawat, tenaga kesehatan lain dan mahasiswa di gorontalo maupun luar gorontalo. Direncanakan pemateri Munas berasal dari majelis dikti muhammadiyah, aisyiah dan pengurus AIPNEMA. Adapun di konferensi internasional akan menghadirkan pemateri dari malaysia, philipina dan indonesia. Rencananya keynote speaker adalah prof.dr. Ali Gufron, MPH (mantan wkl menkes yang saat ini menjabat dirjen di kemenristek dikti). Panitia mengharapkan dukungan pemerintah provinsi sekaligus memohonkan kesediaan gubernur untuk membuka kegiatan. Sekdaprov atas nama pemprov menyambut baik kegiatan AIPNEMA yang dilaksanakan di gorontalo. Hal ini sejalan dengan salah satu program unggulan pemerintah daerah yaitu pengembangan SDM dan peningkatan kesehatan masyarakat. Diharapkan hasil munas dan konferensi internasional dapat menjadi bahan masukan pemprov dalam rangka meningkatkan kompetensi perawat dan tenaga kesehatan gorontalo, terutama menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN pada desember 2015 nanti.

Close Menu