Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) XX di Makassar pada 15 -17 Februari 2018 turut diikuti Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) Dr. dr. H. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S yang juga selaku Ketua APTISI wilayah IX-C Gorontalo. Adapun tema yang diangkat untuk temu tahunan XX forum rektor indonesia dan konvensi kampus XIV tahun 2018 ini adalah memperkuat karakter bangsa dalam menghadapi disrupsi peradaban. Kegiatan dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo yang dalam arahannya meminta kepada para rektor untuk mengusulkan fakultas dan program studi yang spesifik dalam menghadapi era disrupsi. Dicontohkan fakultas ekonomi digital dengan program studi toko online atau fakultas perkebunan dengan jurusan pengolahan kopi. Hal ini dimaksudkan agar lulusan perguruan tinggi bisa memenuhi kebutuhan pasar kerja dan dunia industri.
Selanjutnya disepakati ada 5 pokja yang akan dibentuk sebagai tindak lanjut konferensi yaitu pokja pembangunan ekonomi, pokja demokrasi pancasila, pokja pendidikan tinggi, pokja kepemimpinan nasional dan pokja ketahanan pangan. Pada forum itu telah dikukuhkan Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA sebagai ketua forum rektor indonesia tahun 2018. “Alhamdulillah pada kesempatan itu pula saya selaku rektor UM Gorontalo sekaligus ketua APTISI wilayah Gorontalo menyampaikan kepada ketua forum rektor kesiapan Gorontalo menjadi tuan rumah kegiatan rapat atau FGD yang dilaksanakan oleh pokja forum rektor,” imbuh Muhammad Isman. Dimana, Prof. Dr. Dwia Pulubuhu menyambut gembira usulan tersebut dan akan mengagendakan kegiatan salah satu pokja bisa dilaksanakan di Gorontalo. “Apalagi beliau katakan sendiri bahwa beliau merupakan putri berdarah Gorontalo tentu memiliki keterikatan emosional dengan daerah Gorontalo,” tandasnya. (RG-56)