Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Sehari berada di Gorontalo, Fadli Zon diundang khusus dalam acara seminar nasional (semnas) dalam rangkaian kegiatan rapat koordinasi nasional (rakornas) Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BEM PTM) se Indonesia yang dilangsungkan di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM Go), tepatnya terpusat di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Selasa (27/11) kemarin. Seminar nasional tersebut mengangkat tema mengawal kerawanan pemilu 2019. Dalam paparannya, Fadli Zon menyebutkan kampus sebagai pilar kelima demokrasi yang diharapkan berkontribusi dalam menciptakan negara demokratis dan pemilu berintegritas. Mahasiswa diminta tetap konsisten memerankan diri sebagai agent of change. Sejarah membuktikan bahwa sejumlah tonggak penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diinisiasi oleh mahasiswa seperti kelahiran budi utomo 1908, sumpah pemuda 1928, proklamasi kemerdekaan 1945, orde baru 1966 dan orde reformasi 1998. Olehnya pada kesempatan itu, Fadli mengajak BEM PTM se Indonesia untuk menjadikan sejarah-sejarah tersebut sebagai motivasi untuk berkontribusi terhadap proses demokrasi di Indonesia saat ini, utamanya pada pemilu 2019 mendatang. Dimana, tentunya mahasiswa akan menjadi tonggak sejarah lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia. Diakhir semnas, Fadli Zon menyempatkan waktu berpose dengan segenap pimpinan dan civitas akademika UM Go, mulai dari pimpinan rektorat, fakultas, lembaga dan mahasiswa, termasuk karyawan. Fadli Zon pun sempat dijamu makan siang di Resto Otili UM Go tepatnya di kompleks National Village, Pentadio Resort.

Close Menu