UMG-Lanal Gorontalo Kolaborasi Poros Maritim

Bagikan

KAMPUS PENCERAHAN – Terkait program pemerintah pusat, dalam hal ini pengembangan sektor maritim, Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMG), Muhammad Isman Jusuf, bersama jajarannya mengunjungi Markas Komando (Mako) TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo, Senin kemarin (4/2).
Meskipun dalam kunjungan itu, Komandan Lanal (Danlanal) Gorontalo tidak berada di tempat.

Seperti diketahui, pengembangan sektor maritim termasuk dalam aspek penelitian yang ingin dibangun UMG bersama Lanal Gorontalo. Untuk itu, Muhammad Isman berharap, agar ada kolaborasi diantara Lanal dan UMG terkait dengan pengembangan di sektor maritim dan kelautan secara umum. “Tentu Lanal memiliki banyak data yang bisa dikolaborasikan dengan UMG, dalam rangka untuk meningkatkan SDM di sektor maritim secara umum,” ungkap Muhammad Isman.

Selain aspek penelitian, sektor maritim juga mencakup dalam aspek pendidikan dan pengajaran. Iya, UMG dalam hal ini cukup fleksibel untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Dan bukan hanya Lanal, Polda Gorontalo, Mako Brimob, Kodim, hingga 713, menjadi target peluasan jaringan UMG. “Jadi, selain studi ke UMG, sekiranya diantara pimpinan ataupun perwira, bisa memeberikan kuliah kepada kami terkait wawasan poros maritim,” tambah Rektor UMG.

Aspek lain yang juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, diantaranya, terkait pengabdian kepada masyarakat. Bersama Lanal Gorontalo, pihak UMG berharap, bisa bersama-sama melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat atau membentuk sebuah poros maritim dalam rangka untuk menunjung program pemerintah pusat.

Termasuk akses kemudahan dalam memanfaatkan fasilitas Lanal untuk kegiatan kampus. Seperti, praktek ataupun kegiatan lapangan dari mahasiswa UMG. “Kebetulan di kampus kami ada program studi (Prodi) Geografi dan Budidaya Perairan yang konek dengan fasilitas Lanal Gorontalo,” tukasnya.

Terkahir, terkait pembinaan kemahasiswaan. Dengan dibangunnya kerjasama antara UMG dan Lanal Gorontalo, Muhammad Isman berkeinginan agar para mahasiswa bisa dilatih mental dan spiritual, dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme bangsa. “Saya melihat lokasi ini cukup bagus untuk pelatihan mental spiritual mahasiswa. Khususnya dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme,” pungkasnya.