Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) berhasil meluluskan 284 mahasiswa Sarjana (SI) dan Diploma IV (D-IV), yang terdiri dari 11 program studi (Prodi) dan 5 Fakultas. Diantaranya, 154 orang dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), 85 orang dari Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS), 5 orang dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), 26 orang dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dan 14 orang dari Fakultas Pertanian dan Perikanan (FPP).

Dengan demikian, maka lulusan UM-Go sejak wisuda angkatan pertama hingga saat ini (ke 10) mencapai angka 2.126 orang. Tentu bukan jumlah yang sedikit bagi perguruan tinggi yang bertanggungjawab terhadap lulusannya. Iya, dalam hal tanggungjawab, UM-Go berbeda dengan perguruan tinggi lainnya. Mereka memiliki wadah pusat karir bagi para alumni untuk difasilitasi selama dua (2) tahun hingga memiliki pekerjaan.

Artinya, UM-Go tidak akan membiarkan alumninya begitu saja. “Tak bisa dipungkiri, angka pengangguran justru lebih banyak dari mereka para alumni, sementara pihak kampus hanya membiarkan begitu saja. Tentu di UM-Go tidak demikian,” ungkap Kepala Pusat Karir UM-Go, Magfirah Makmur.

Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor UM-Go, dr. Muhammad Isman Jusuf menjelaskan, dalam prosesnya UM-Go selalu membekali lulusannya dengan sejumlah kompetensi, baik kompetensi knowledge, attitude dan practice, sehingga mereka siap untuk diserap pasar kerja lokal, luar Gorontalo hingga luar negeri. Yang lebih hebat lagi, setiap lulusan UM-Go selalu dibekali dengan kemampuan berwirausaha, sehingga para lulusan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

Di luar daripada itu, Rektor UM-Go mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan beserta keluarganya yang telah menyelesaikan studi sampai menyandang gelar sarjana. Dirinya berpesan, agar para alumni UM-Go dapat menjadi agen pencerahan umat, mengamalkan ilmu bagi kemaslahatan, meningkatkan kompetensi dan kualifikasi serta tidak melupakan almamater tercinta.

Di sela-sela rangkaian wisuda, UM-Go juga melaunching buku “Ensiklopedia Sholat” karya Prof. Jassin Tuloli, yang juga anggota Senat UM-Go. UM-Go mengambil prakarsa menerbitkan buku ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kampus atas jasa dan pengabdiannya.

“Beliau pernah menjabat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo periode 2005-2010. Di periode beliau, kampus UM-Go lahir tepatnya pada 11 Juni 2008. Sehingga launching buku ini dimaksudkan untuk memotivasi para dosen dan alumni untuk menulis dan menerbitkan buku. Yang sudah berusia 77 tahun saja bisa produktif menulis, seharusnya yang berusia muda lebih termotivasi untuk berkarya,” terang dr. Isman.

Sesuai pantauan media Rakyat Gorontalo, kegiatan wisuda angkatan ke 10 UM-Go dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi, Prof. Jasruddin, M.Si, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, Bupati Bone Bolango yang diwakili Sekda, Forkompinda, Pimpinan Instansi Vertikal dan OPD se provinsi Gorontalo, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Pimpinan Persyerikatan Muhammadiyah.

Diakhir kegiatan, UM-Go juga melaksanakan penandatanganan MoU dengan beberapa pihak. Seperti, Pemda Bone Bolango, Badan POM, Basarnas Provinsi, Asuransi Bumi Putra Muda, Kemenag Provinsi Gorontalo, Mufida dan RSUD Kabupaten Buol.

Close Menu