Rektor Jadi Pembicara di Festival WISH 2019, Booth Pameran Dikerumuni Pelajar

KAMPUS PENCERAHAN – Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa kemarin (6/8/2019) dipadati oleh mahasiswa dan pelajar. Pasalnya, di hari itu WISH Festival 2019 menyambangi kota serambi Madinah. Pameran beasiswa terbesar di Indonesia itu sukses menggaet generasi milenial untuk mencari info beasiswa kuliah di dalam maupun luar negeri di Gorontalo.

Dibuka sejak pukul 08.00 WITA, auditorium UNG terus dihujani pengunjung. Berdasarkan pantauan media Rakyat Gorontalo, pelajar dan mahasiswa hilir mudik melihat-lihat booth untuk mencari informasi seputar beasiswa dan kampus. Menariknya, yang paling banyak dikunjungi para pelajar adalah booth Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go).

Para pelajar tertarik dengan kurikulum UM-Go yang dibalut dengan ilmu agama Islam. Ditambah kampus ini adalah satu-satunya kampus di Gorontalo yang dikunjungi Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara dengan menggunakan kendaraan khas Gorontalo (Bantor). “Presiden Jokowi saja ke UM-Go, Lets Go to UM-Go”, kalimat ini terpampang indah di booth UM-Go.

Selain pelajar, Wakil Walikota Ryan Kono pun datang ke booth UM-Go hingga foto bersama pihak Humas dan Protokoler UM-Go. Meskipun demikian, sejumlah institusi lain yang terlibat dalam acara yang dihelat hingga pukul 17.00 WITA itu juga memamerkan keunikan masing-masing institusi.

Tak hanya memamerkan booth saja, WISH Festival juga menghelat talkshow interaktif sepanjang acara berlangsung. Beberapa pembicara yang dihadirkan berasal dari institusi pendidikan, alumni penerima beasiswa, pengusaha muda, hingga Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX-C Gorontalo, yang juga Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf. Para pembicara juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk bertanya terkait beasiswa dan kampus-kampus yang sekiranya tepat untuk mereka tuju.

Dari beberapa pembicara, Ketua APTISI lah yang paling spesifik membahas mengenai beasiswa. Dalam paparannya dr. Isman banyak menjelaskan tentang peluang beasiswa bagi mahasiswa di kampus perguruan tinggi swasta (PTS) di provinsi Gorontalo. Seperti, beasiswa Bidik Misi dan PPA dari Kemenristekdikti, beasiswa Kementerian/Lembaga, beasiswa Pemerintah Daerah, beasiswa dari BUMM, dan dari yayasan/perusahaan swasta.

Semua skema beasiswa ini disiapkan dalam rangka memberi akses dan kemudahan para lulusan SMA/SMK/MA sederajat untuk bisa studi lanjut di perguruan tinggi. Termasuk dari internal PTS yang juga menyiapkan beasiswa bagi lulusan 10 besar terbaik di sekolah, lulusan dengan prestasi bidang seni/olahraga, hafidz Qur’an dan bagi lulusan yang berasal dari keluarga tidak mampu. “Tidak ada alasan para lulusan SMA/SMK/MA untuk tidak lanjut studi. Program beasiswa sangat banyak. Para siswa hanya dituntut untuk aktif mencari informasi beasiswa secara online atau langsung ke kampus yang dituju, terang dr. Isman.

Sperti diketahui, dalam festival WISH ini, APTISI termasuk salah satu mitra yang digandeng oleh panitia sebagai penyelenggara. Oleh karenanya, dr. Isman berharap, lewat kegiatan ini, informasi tentang beasiswa diketahui oleh masyarakat dan akan lebih banyak lagi jumlah penerima beasiswa dari Gorontalo. Pada kesempatan itu pula UM-Go bersama sejumlah kampus PTS lainnya membuka booth pameran untuk sosialisasi dan rekruitmen mahasiswa baru. “Saya harap ini akan menjadi agenda rutin APTISI bersama panitia festival beasiswa,” tukasnya.

Festival WISH ini akan hadir hingga 27 Oktober 2019. Ada 21 Kota dan Kabupaten di Indonesia yang akan dilalui. Di antaranya Jawa Timur, Sumatera Barat, Jawa Barat, Lampung, Riau, Sumatera Utara, Aceh, Papua, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku Utara, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Sumatera Selatan, Yogyakarta, dan Jakarta.

Pada acara puncak WISH Festival 2019 akan digelar di Jakarta pada Oktober mendatang. Puncak acara diisi dengan kegiatan Indonesia Scholarship Award. Acara ini akan memberikan penghargaan terhadap lembaga-lembaga penyedia beasiswa di Indonesia yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan SDM di Indonesia.