Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Aditya F. Nusi dan Putri F. Abdjul terpilih sebagai Duta dalam ajang pemilihan Duta Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) tahun 2019 yang diselenggarakan di gedung David Bobihue Akib. Dua (2) mahasiswa yang masing-masing berasal dari Program Studi (Prodi) Pariwisata dan Sastra Inggris ini berhasil menyisihkan sejumlah pesaingnya.

Tercatat ada 54 orang mendaftar untuk mengikuti ajang tersebut. Setelah pendaftaran, para peserta harus melalui tahapan demi tahapan, salah satunya
mengikuti sejumlah tes. Dari tes inilah para peserta kemudian dipilih menjadi 16 finalis. Setidaknya ada beberapa kompetensi yang dilihat dalam proses ini, diantaranya pengetahuan tentang bahasa, kemampuan berbahasa dan bakat seni-budaya.

Setelah mengikuti segala tahapan tersebut, Aditya dan Putri akhirnya ditetapkan sebagai Duta FIB tahun 2019. Posisi mereka sebagai Duta FIB, baru akan tergantikan setelah pemilihan Duta FIB di tahun mendatang. Keduanya akan menjalankan setumpuk tugas sebagai Duta FIB. Salah satunya mempersiapkan diri untuk ikut seleksi Duta Bahasa tingkat Universitas.

Sebelumnya dalam pembukaan pemilihan Duta FIB tahun 2019 kemarin, Wakil Rektor I, Bidang Akademik, Prof. Moon Hidayati Otoluwa menjelaskan, bahwa tahun ini boleh dikatakan menjadi milik FIB. Iya, dari sejumlah ajang yang dilaksanakan di kancah lokal, nasional bahkan internasional, FIB selalu andil dan meraih prestasi. Seperti kegiatan Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) yang dilaksanakan di Malaysia, Duta Bahasa Nasional di Jakarta, Putra-Putri Daerah dan lain sebagainya. Hebatnya lagi, para mahasiwa dan mahasiswi FIB saat ini telah banyak menjadi acuan, bahkan dalam baliho dan brosur UM-Go selalu terpampang anak-anak FIB.

Prof. Moon juga mengarahkan kepada para peserta, bahwa pemilihan Duta FIB bukanlah kontes kecantikan, tetapi pemilihan putra-putri cerdas dengan sikap yang baik. Poin inilah yang selalu ditekankan kepada para juri dan voters, agar menjadi pertimbangan. “Jadi bukan soal cantik dan tampan, tapi lebih kepada brain dan behavior,” ungkapnya.

Ia pun berharap, kepada Duta FIB terpilih, agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik mewakili FIB, tidak hanya di tingkat universitas, tapi bisa juga mewakili di tingkat nasional bahkan internasional, sehingga menjadi teladan mahasiswa lainnya dan terus mengukir prestasi membanggakan FIB dan UM-Go.

Close Menu