Mahasiswa KKD UMGO Rintis Sekolah Pesisir Sebagai Kepedulian Terhadap Pendidikan

Kampus Pencerahan – Pada pelaksanaan Kuliah Keja Dakwah (KKD) mahasiswa selalu ditantang untuk membuat program-program yang dapat bermanfaat bagi khalayak dan bersifat berkepanjangan.

Sama halnya dengan yang dilakukan oleh mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kluster Kabupaten Bolemo, Kecamatan Batumoito, Desa Patoameme dibantu masyarakat setempat dimana saat ini mereka sedang merancang untuk mendirikan Sekolah Pesisir bagi masyarakat pesisir. Tujuannya tentu untuk mengembangkan minat, bakat dan kreativitas anak-anak pesisir diberbagai bidang.

Sekolah pesisir adalah sekolah non formal yang dibentuk untuk membantu anak-anak pesisir baik yang sudah putus sekolah maupun yang masih sekolah untuk termotivasi dalam mengenyam pendidikan. Dalam prinsipnya adalah pendidikan bukan hanya bisa didapatkan di jalur formal namun bisa juga didapatkan dijalur non formal.

Bupati Boalemo, Ketua DPRD Boalemo hingga pemerintah Desa Patoameme sangat mendukung dengan program Sekolah Pesisir dimana yang ditujukan untuk masyarakat dan anak-anak karena hadirnya sekolah ini sebagai wadah dan tempat penyaluran potensi yang dimiliki oleh setiap orang atau anak.

Sementara itu, Wulandari Ney Mahasiswa KKD selaku Koordinator Desa mengatakan adapun konsep pembelajaran bakal dirancang semenyenangkan mungkin, dimana anak-anak bisia belajar sambil bermain, bermain sambil belajar dan masih banyak lagi.

Kemudian sebelum tahap realisasi program tersebut saat ini mahasiswa tengah mensosialisasikannya untuk menjaga kelancaran sebelum pelaksanaannya.

“Adapun waktu peluncuran program Sekolah Pesisir ditargetkan dalam waktu dekat ini sudah bisa berjalan,” Tutupnya.