Kampus Unggul dan Berkemajuan – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berwawasan global. Sebanyak 3 mahasiswa secara resmi dilepas oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Muh. Firyal Akbar, untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional (KKN-KI) di Malaysia.
Kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dr. Firyal Akbar, Dekan FIS, Dr. Apris Ara Tilome, Dekan Psikologi, Dr. Anik Indarwati, S.Psi, M.PdK., Ketua LPPM UMGO, Dr. Indri Afriani Yasin, Kapus-kapus LPPM, Kaprodi Psikologi dan peserta KKN.
![]()
Dalam acara pelepasan yang digelar di Ruang Meeting LPPM UMGO pada Rabu 22 Januari 2024, Dr. Firyal menyampaikan pesan dan harapannya kepada para peserta. “KKN Internasional ini adalah peluang besar bagi kalian untuk belajar langsung dari lingkungan global. Saya berharap kalian dapat membawa nama baik UMGO sekaligus memberikan kontribusi positif di Malaysia,” ujarnya.
![]()
Ketua LPPM UMGO, Dr. Indri Afriani Yasin Ph.D., menyampaikan ini kali ke 7 UMGO memberangkatkan mahasiswa ke Luar Negeri khususnya Malaysia, ia menilai kegiatan seperti ini mampu membawa mahasiswa untuk lebih berkembang dan memperoleh wawasan dan relasi baru tidak hanya sebatas Indonesia saja tetapi go internasional.
![]()
“Alhamdulillah ini kali ke 7, mahasiswa akan mengikuti kegiatan pengabdian di Malaysia tentu akan berbeda dengan kegiatan teman-teman yang melakukan pengabdian di Gorontalo, harapan kami bukan cuman ilmu pengetahuan yang diperoleh disana tetapi pengalaman, adik-adik dapat bersinergi dengan teman teman seluruh Indonesia yang berada disana serta masyarakat setempat karena kalian tidak hanya membawa nama Gorontalo tetapi juga Indonesia,” Jelasnya saat mengawali sambutan.
Selain mahasiswa yang akan melakukan pengabdian, Dosen Pendamping dari UMGO yakni, Felmi D. Lantowa, M.Ak., akan melakukan juga pengabdian sekaligus penelitian internasional yang dilakukan oleh dosen.
“Kegiatan ini sekaligus ikhtiar dalam mewujudkan visi dan misi UMGO sebagai salah satu PTMA yang berdaya saing di kawasan ASEAN,” pungkasnya.
Para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program berbasis pemberdayaan masyarakat dan pendidikan di komunitas lokal Malaysia. KKN KI adalah salah satu KKN Internasional yang diselenggarakan oleh Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan Asosiasi LPTK PTMA, Atdikbud RI, Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri (KSILN), PCIM, Majelis Pendidikan Non Formal Informal (PNIF) dengan melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Asiyiyah (PTMA). Peserta KKN KI untuk saat ini ditempatkan di Sanggar Bimbingan (SB) di Wilayah Malaysia, sasaran kegiatan KKN KI adalah anak-anak usia sekolah yang menjadi peserta SB baik dari keturuan WNI maupun warga negara setempat dan juga masyarakat umum.
Salah seorang mahasiswa peserta KKN, Ayu Etika, menyatakan kegembiraannya atas kesempatan ini. “Program ini bukan hanya tentang pengabdian, tetapi juga pengalaman belajar lintas budaya yang sangat berharga. Kami siap mengemban tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Program KKN Internasional ini akan berlangsung selama 45 hari, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal melalui pendekatan yang berkelanjutan.
Dengan semangat tinggi dan doa restu dari seluruh sivitas akademika, para mahasiswa dilepas untuk menjalankan misi pengabdian ini. Semoga program ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa, masyarakat, dan UMGO secara keseluruhan.
![]()