Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – “Seperti kura-kura. Namun kura-kura kali ini gak suka sembunyi. Sebaliknya, ketika yang lain hanya serius di kelas, alias kuliah-pulang (kupu-kupu), kura-kura ini sibuk kuliah-rapat kepanitiaan atau ngumpul sama anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya. Ketika yang lain kuliah-nangkring (kunang-kunang), kura-kura sibuk sama bahan presentasi atau mikirin proyek terbaru buat dijalanin”.

Totalitas menjadi harga mati baginya. Dia hebat, dikenal dan diperhitungan di setiap keberadaan, berprestasi dan menjadi panutan mahasiswa lainnya. Iya, lagi dan lagi Cinda Amilia Rahman. Sekali lagi gadis teladan ini mengukir namanya dalam sejarah Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go).

Kali ini Cinda berhasil terpilih menjadi Duta Bahasa (Dubas) Provinsi Gorontalo tahun 2019. “Saya sangat bersyukur diberikan kepercayaan untuk menjadi Dubas Provinsi Gorontalo 2019 dan menjadi representasi untuk Gorontalo ke tingkat Nasional bulan depan,” ungkap Cinda di malam puncak pemilihan Dubas Provinsi Gorontalo, Sabtu malam kemarin (6/7/2019), di gedung Bele li Mbui, Kota Gorontalo

Selain sukses menampilkan peran terbaik pada malam pucak pemilihan, Cinda juga berhasil melalui beberapa tahapan seleksi. Seperti uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI), tes kebahasaan, minat dan bakat, tes proposal, debat, wawancara, tes spontanitas dan beberapa materi lainnya, seperti kelas penulisan esai, menulis kreatif, wicara publik atau public speaking dan ejaan kalimat di Amaris Hotel, Kota Gorontalo.

“Alhamdulillah, saya bisa melewatinya dan belajar banyak hal. Penerapan disiplin waktu, belajar hal-hal baru, mengasah kemampuan saya dalam minat dan bakat, hubungan sosial dan kekeluargaan. Namun diluar dari itu, saya tidak menyangka bisa menjadi Dubas Provinsi Gorontalo tahun ini, karena rekan-rekan saya adalah orang-orang hebat dari berbagai macam latar belakang yang sangat mumpuni di bidangnya,” terang Cinda haru.

Keberhasilan ini pun, kata Cinda, dipersembahkan seluruhnya untuk kampus tercinta UM-Go, kepada para dosen yang tak henti-hentinya mendorong dan seluruh civitas akademika UM-Go yang terus mendoakan.

Ditempat terpisah, Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf mengucapkan, selamat atas keberhasilan Cinda Amilia. Teriring doa, semoga utusan Gorontalo ini dapat meraih kesuksesan pada lomba yang sama di tingkat Nasional. “Kami merasa bangga dengan mahasiswa UM-Go yang telah menunjukkan prestasi di sejumlah lomba dan kompetisi baik di tingkat lokal, regional bahkan nasional,” tukas Rektor. 

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan berkontribusi penting pada akreditasi institusi dan program studi. Disamping itu kegiatan kemahasiswaan merupakan salah satu variabel yang dinilai untuk menentukan peringkat perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu pula, semakin aktif para mahasiswa di sebuah perguruan tinggi pada sejumlah kegiatan kemahasiswaan, maka semakin banyak program beasiswa yang akan diberikan negara kepada kampus tersebut, baik beasiswa bidik misi maupun beasiswa PPA Kemenristekdikti. 

UM-Go telah merasakan hal tersebut. Keterlibatan mahasiswa dan sejumlah prestasi yang diukir para mahasiswa telah meningkatkan peringkat akreditasi institusi dan program studi dari C beralih ke B. Posisi UM-Go pun pada pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia dalam 3 tahun terakhir menunjukkan perbaikan. Termasuk jumlah mahasiswa UM-Go penerima beasiswa bidik misi dan PPA yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. 

Olehnya, kampus pencerahan UM-Go terus bersinergi dengan BEM, Maperwa dan UKM-UKM untuk mendorong keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan. Bahkan kampus memberikan apresiasi berupa reward kepada para mahasiswa yang meraih prestasi pada kegiatan kemahasiswaan dalam bentuk pemberian piagam penghargaan sampai pembebasan biaya SPP dan infak untuk satu (1) semester hingga 1 tahun, tergantung peringkat dan level prestasinya. 

“Semoga dengan cara ini, akan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus berprestasi mengharumkan nama kampus UM-Go sampai ke tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Close Menu