Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Dalam rangka memperingati milad Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) ke 11, Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf telah melaunching program baru di lingkungan civitas akademika UM-Go. Iya, progam ini bernama majelis pengajian pimpinan UM-Go. Dan untuk kegiatan perdananya, Rektor UM-Go telah mengambil bagian pelaksanaan, Kamis malam kemarin (4/7/2019) dikediamannya.

Program ini direncanakan dibuat dua kali dalam sebulan, yakni setiap Kamis malam di minggu pertama dan ketiga, dengan menghadirkan pemateri ahli tafsir Al-Qur’an, Ust. H. Moh. Shafwan Ali, M.HI. Seluruh detail program ini dipaparkan Kepala Lembaga Pengkajian AIK, Ir. Drs. H. Ad Mahmudy Irdja, MM

Ad menjelaskan, sebenarnya pengajian ini bukanlah hal baru dikalangan Muhammadiyah. UM-Go saja yang baru menerapkan. “Program seperti ini sudah rutin dilakukan sejak dulu, baik di tingkat persyarikatan pusat, wilayah, daerah, ortom-ortom, bahkan di perguruan tinggi muhammadiyah aisyiyah (PTMA),” ungkap Ad.

Disamping merupakan rangkaian milad, alasan lain program ini dilaunching adalah keinginan Rektor UM-Go yang ingin membuat UM-Go dua kali lebih baik di tahun 2019. “Tahun ini pak Rektor ingin UM-Go dua kali lebih baik. Dan salah satu upayanya adalah memperbaiki beberapa program yang lebih menyentuh, khususnya yang dapat meningkatkan kemampuan para pimpinan,” terang Ad.

Jadi, disamping meningkatkan pengetahuan tentang agama dan berbagai hal, antara lain tafsir, hadits, fiqih, dan hal-hal lain terkait dengan kehidupan sehari-hari, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antar pimpinan. Maka tak heran jika pengajian ini dilaksanakan dirumah-rumah.

“Dengan dibuat dirumah-rumah, maka semua pimpinan akan lebih mengenali keluarga-keluarga di rumah yang perannya tidak kecil, yakni mendukung keberhasilan para pimpinan UM-Go,” tukasnya.

Sekaligus, tambahnya, program ini merupakan upaya UM-Go untuk meningkatkan akhlak dan karakter pimpinan dalam membina mahasiswa.”Kita membina karakter mahasiswa, tapi pimpinannya kita lupakan. Nah, sekarang kita mulai lagi membina karakter pimpinan. Semakin baik karakter pimpinan, insya Allah akan menular kepada mahasiswa kita,” paparnya.

Kamis depan, 18 Juli 2019, program ini kembali akan dilanjutkan dengan pemateri yang sama, di rumah Ketua LPPM, Dr. Yusda Salimi.

Close Menu