
Kampus Pencerahan – Pengetahuan dan skill yang berhubungan dengan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) adalah salah satu prasyarat yang harus dimiliki oleh seorang perawat.

Oleh karena itu guna memberikan bekal kepada perawat, Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) bekerjasama dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Gorontalo menggelar Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Angkatan Xlll dimana kegiatan berlangsung selama 4 hari dari Tanggal 23-26 September 2021 di Aula Gedung LP2M UMGO.
Dekan FIKES, Ns.Wahab Pakaya ada syarat khusus yang harus dileawati oleh peserta sebelum mdngikuti pelatihan BTCLS yakni peserta sudah mengikuti kepaniteraan Umum.

“Selain itu peserta Pelatihan harus sudah mengikuti vaksin 1 dan 2, serta sebelum mengikuti Pelatihan juga sudah wajib rapid antigen sebagai bentuk pematuhan Protokol Kesehatan,”Terangnya, saat memberikan sambutan pada Kamis (23/09/2021).
Kemudian Ketua Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Gorontalo, Ns. Arifin Umar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Rektor atas kepercayaannya kepada HIPGABI Gorontalo karena sudah Empat angkatan Mengelola Pelatihan BTCLS.

“Pelatihan Kompetensi dasar dibutuhkan oleh seorang Perawat karena peristiwa gawat darurat bisa terjadi kapan saja,di mana saja dan sapa saja makanya dibutuhkan ilmu dasar untuk menolong orang, sehingga mengurangi angka kematian dan kecacatan,”Tandasnya.
Tak hanya sekedar sampai disitu, Arifin Umar menyebutkan dalam pelatihan ini setelah pembekalan materi akan ada evaluasi dan praktek dan nantinya alumni pelatihan mendapat Sertifikat atas izin dari PPNI, sertifikat kegunaannya, untuk ASN bisa untuk kenaikan pangkat dan yang belum bekerja prasyarat diterima di Klinik dan rumah sakit.
Sementara itu, Rektor UMGO Prof.Dr.Abd.Kadim Masaong dalam sambutannya juga berterima kasih kepada HIPGABI dan PPNI, dan berharap akan ada saling timbal balik antar seluruh pihak.

“Kita dituntut bekerja secara Profesional,maka syarat menjadi profesional harus memiliki wawasan atau pengetahuan,Keterampilan dan Pengalaman serta attitude,”Ucapnya.
Ia melanjutkan tujuan dari pendidikan adalah pembiasaan dan pengalaman, oleh karena itu saya meminta kepada peserta agar jadilah perawat yang unggul, disegani karena pengetahuannya, keterampilan dan akhlaknya karena anda berasal dari kampus Muhammadiyah.
Hadir dalam acara, Rektor UMGO Prof Dr. Abd. Kadim Masaong,M.Pd, Wakil Rektor l Prof. Dr. Hj. Moon Hidayati Otoluwa,M.Hum, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Ns. H. Abd Wahab Pakaya,MM,M.Kep, Ketua Prodi Profesi Ners Ns. Andi Akifa Sudirman,M.Kep, Sekretaris DPW PPNI Gorontalo Ns. Gusti Pandi Liputo,M.Kep, Ketua HIPGABI Ns. H. Arifin Umar,M.Kep bersama Tim Instruktur,Para Dosen dan 39 Peserta Pelatihan.
