Implementasi MBKM, 15 Mahasiswa Hukum UMGO Ikuti Magang di LBH Gorontalo

Foto bersama mahasiswa hukum dan pimpinan UMGO juga civitas akademika prodi Hukum.

Kampus Unggul dan Berkemajuan – Salah satu program yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2020, memiliki semangat bagaimana lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya menguasai aspek pengetahuan saja, melainkan juga keterampilan dan sikap yang relevan dengan core keilmuan mereka. Aspek keterampilan dan sikap salah satunya dapat dilalui melalui magang di instansi pemerintahan maupun non pemerintahan.

Berangkat dari hal ini, Rabu, 9 November 2022 program studi ilmu hukum Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) telah menyiapkan implementasi kebijakan MBKM dengan melaksanakan magang bagi mahasiswa hukum di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang ada di Gorontalo.

Prodi Ilmu Hukum melaksanakan pelepasan bagi mahasiswa peserta magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Gorontalo, yang berlangsung di Aula Rektorat, Rabu (9/11/2022) dimana diikuti oleh 15 orang mahasiswa hukum.

“Dalam mengikuti magang ini akan megimplementasikan ilmu yang didapat saat kuliah khususya dalam praktek kerja, mahasiswa akan melakukan praktik hukum ke dunia kerja sehingga pengalaman mahasiswa nantinya akan bertambah setelah melakukan praktek langsung di lapangan yang akan berguna saat masuk pada dunia kerja nanti,” jelas, Wakil Rektor I, Dr. Salahudin Pakaya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof. Moon Hidayati Otoluwa dalam sambutannya menyampaikan dukungan kepada Prodi Pendidikan Hukum dalam implementasi MBKM dan mengharapkan di Program Studi lain di UMGO juga bisa mengoptimalkan kegiatan MBKM.

“Semoga pelaksanaan magang ini bisa berjalan dengan baik dan mahasiswa
yang terlibat pada kegiatan MBKM ini dapat melaksanakan kegiatan MBKM secara optimal. Jaga nama UMGO dan harumkan UMGO disana, kuncinya setiap tugas yang diberikan jangan sampai lari dari tanggung jawab karena dalam program MBKM itu dihitung 20 SKS jadi kalau kalian tidak serius maka ipk kalian akan rendah, perlihatakan skill dan displin ditempat magang,” tegasnya.

Lanjutnya, ia meminta mahasiswa magang untuk tidak merasa hebat dari yang lain karena sampai disana apa yng kalian dapatkan dilapangan itu akan kalian praktekan di dunia kerja.

“Ikutilah sebaik mungkin magang ini, sehingga kalian yang akan mendapatkan untungnya bukan perusahaan atau lembaga hukum lainnya, cari ilmu sebanyak mungkin saat di lapangan,” tutupnya.

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com