Rektor UMGO Ucapkan Terima Kasih kepada FK UNHAS pada Workshop Blok Biomedik Kedok UMGO

Kampus Unggul dan Berkemajuan – Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar Workshop Blok Biomedik di Hotel Grand Q Gorontalo yang berlangsung selama tiga hari yakni Jum’at-Minggu 15 Desember 2023.

Workshop ini juga dihadiri oleh narasumber yang merupakan Tim Kedokteran UNHAS Makassar diantaranya, dr. Sri Asriyani, Sp.Rad(K)., M.MedED, dr. Irwin Aras, M.Epid., M.MedEd., dr. Muhammad Iqbal Basri, M.Kes.,Sp.S(K)., dr. Itzar Chaidir Islam, M. Biomed, dr. Andi Ariyandi, Ph.D., Dr. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed juga dihadiri oleh Rektor UMGO, Prof. Abd. Kadim Masaong, Wakil Rektor I, Prof. Moon Hidayati Otoluwa, Dekan FKIK, Dr. Zuriati Mohamad beserta jajaran, dan para dosen tim Blok Biomedik UMGO. 

Ketua Panitia Workshop, Dokter Rifki Hulalata yang juga sebagai Dosen Kedokteran UMGO mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini guna menamabah skill dosen agar mampu memberikan kontribusi yang terbaik untuk mahasiswa atau calon mahasiswa yang nanti akan menjalani proses pendidikan di Prodi Kedokteran UMGO nanti. 

“Dan kegiatan ini akan ada seperti stadium general nantinya ada pemateri yang akan menyampaikan materi secara umum dan akan dibagi perkelas atau divisi, baik divisi Anatomi, Fisiologi, Kimia dan Histologi,” Ungkapnya. 

Kemudian, Dekan FKIK UMGO, Dr. Zuriati Muhamad mengatakan jumlah peserta kali ini 30 dan beberapa dosen kedok UMGO yang spesialis mengikuti secara online karena ada kegiatan di Rumah Sakit jadi belum bisa membersamai.

“Mengingat kami masih baru maka kami merasa masih memerlukan pendampingan dari FK UNHAS dan Alhamdulillah semenjak dimulainya perkuliahan di 13 Oktober 2023 kita sudah melaksanakan tiga mata kuliah yakni mata kuliah biomedik 1, biokimia, anatomi, histologi dan Insha Allah minggu depan akan masuk mata kuliah fisiologi jadi rencananya karena kita agak terlambat perkuliahan di bulan Februari akan menyelesaikan perkuliahan  semester 1,” Jelasnya. 

Ia meminta kepada pihak Kedokteran UNHAS agar diberikan arahan dan masukan terutama terkait biomedik karena kebetulan ia sudah mempersiapkan dokter-dokter UMGO untuk melanjutkan studi di Pascasarjana di FK UNHAS. 

“Sebanyak 10 orang dokter termasuk ketua panitia dan teman-teman lainnya telah mengambil Biomedik di UNHAS. Insha Allah tahun depan akan ada 10 dokter Biomedik kita yang dihasilkan UNHAS,” Tuturnya. 

Rektor UMGO, Prof. Abd. Kadim Masaong, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut sangat mengapresiasi penyelenggaraan workshop ini guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Prodi Kedokteran UMGO yang baru saja beroperasi .

“Saya mendengar tadi tujuan dari kegiatan ini untuk peningkatan kualitas pembelajaran maka itu tujuannya dan diklat itu hanya sebagai strategi atau alat yang digunakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Kedokteran. Dan hasil dari ini agar bagaimana mindset kita tertuju pada tujuan kita adalah bagaimana meningkatkan potensi kita sehingga mutu pendidikan di Kedokteran atau di FKIK lebih efektif dan efisien,”Pungkasnya.

Ia berharap momentum ini betul-betul dijadikan sebagai momen yang tepat karena Prodi Kedokteran masih baru jadi banyak pelatihan-pelatihan yang harus diikuti Dosen Kedokteran UMGO karena menjadi seorang dosen tentu berbeda ketika menjadi seorang dokter di Rumah Sakit.

“Saya mewakiki dari teman-teman UMGO menyampaikan bahwa sebenarnya UMGO itu tidak ada apa-apanya tanpa UNHAS kenapa? Karena memang UNHAS lah yang membentengi kami dan tanpa pendampingan dari UNHAS kita tidak bisa membuka Prodi Kedokteran, disamping itu ada Prof Budu memang kita minta dia sebagai konsultan tetapi dia adalah bagian dari UNHAS dan yang paling penting lagi Dosen-dosen Biomedik kita saat ini dititipkan ke Pascasarjana UNHAS untuk distudikan dan Alhamdulillah mereka hari ini hadir semua mengikuti pelatihan Biomedik dan ternyata dari Gorontalo ada 14 orang 10 dokter dan sisanya bukan dokter yang mengikuti kegiatan ini,” Tandasnya. 

2 atau 3 tahun Rektor mengatakan  masih memerlukan pendampingan dari UNHAS sebagai Universitas yang diberikan mandat untuk mendampingi UMGO sehingga Insha Allah Kualitas Kedokteran UMGO kurang lebih sama dengan di UNHAS karena dibina langsung oleh UNHAS. 

“Mudah-mudahan itu bisa terwujud dan sebagai informasi Januari kita sudah mulai merekrut mahasiswa baru dan kuota Kedokteran kami 50 orang. Insha Allah kami punya target gedung baru, lantai 1 sudah di cor dan awal Januari lantai dua sudah dicor sehingga target kami minimal dua lantai yang susah siap untuk dijadikan tempat perkuliahan Kedokteran. Terimakasih ibu Dekan, Tim dari UNHAS dan salam kepada Ibu Prof Dr dr Haerani Rasyid sebagai Dekan Fakultas Kedokteran UNHAS dan timnya bahwa tanpa UNHAS tidak mungkin ada Kedokteran UMGO,” Tuturnya. 

Lanjut Kadim, kita adalah Perguruan Tinggi (PT) yang kecil namun juga menjadi PT kecil pertama  membuka Kedokteran di Muhammadiyah dan di Indonesia Timur maka namanya jadi besar di Nasional khususnya di PTMA. 

“Dan Alhamdulillah saya sudah dua kali diundang memberikan materi best practice pembukaan Kedokteran dan itu luar biasa. Kita memiliki komitmen di Kedokteran adalah Nekat Fisabililah bukan jihad artinya kami memberi spirit kepada teman-teman tidak ada aturan membuka Kedokteran harus PT yang besar dan kedua, momentum itu cuman sekali datang maka siapa yang menemukan dan memanfaatkan momentum itu maka dia akan berhasil dan Alhamdulillah kami berhasil melakukan itu. 

Kami sangat konsen pada mutu dan kami punya program kedokteran sesuai visinya mewujudkan dokter kompoten, spesifikasi pada gizi ibu dan anak dan memiliki jiwa leadership dan religius dan kami punya program mahasiswa kedokteran ialah wajib asrama selama 1 tahun dan pada tanggal 17  mereka sudah masuk asrama,” Tutupnya. 

Terakhir, dr. Irwin Aras, M.Epid., M.MedEd.,mewaki Tim Kedokteran UNHAS mengaku salut dengan militansi Rektor Kadim dalam berjuang untuk melahirkan cita-cita mulia berdirinya FK di UMGO tentu ini sangat luar biasa. 

“Memang rencana pendirian FK UMGO sudah ada dikepemimpinan Rektor-rektor sebelumnya namun Qadarullah di bawah kepemimpinan Prof Kadim bisa terwujud dengan baik justru ketika syarat pendirian FK makin sulit dan ketat, untuk itu saya mengucapkan banyak selamat kepada Pak Rektor, Dekan dan seluruh jajaran atas berdirinya FK UMGO semoga ini menjadi kontribusi yang sangat positif bagi umat, bagi bangsa dan negara,” Ucapnya. 

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com