Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – Asosiasi Fukultas Ekonomi dan Bisnis (AFEB) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), Sabtu kemarin (29/112019), menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke III di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go). Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dengan sejumlah rangkaian kegiatan yang dipersiapkan pihak panitia UM-Go.

Sesuai penjelasan Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, bahwa Munas ke III ini diikuti oleh 263 peserta yang terdiri dari para dekan, asosiasi ketua program studi (Prodi), peserta call for paper dan beberapa dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di lingkungan PTM.

Munas kali ini dibuka dengan menggelar Seminar Nasional yang bertema “Perkembangan Industri Keuangan Syariah Tanah Air : Potensi dan Realitas. Semnar ini menghadirkan narasumber, diantaranya Prof. Edy Suandi Hamid, Luqyan Tammani, Ph.D (KNKS), Dr. Rahmat Hidayat (BPKH), Dr. Mukhaer Pakkanna (ITB AD Jakarta), Kepala BI Cabang Gorontalo, Drs. Ismail Puhi, MA (UM-Go).

Munas ini, lanjut rektor, juga dirangkaikan dengan Workshop Redesign Kurikulum Fakultas Ekonomi dan Bisnis Berbasis Revolusi Industri 4.0. Momentum ini, juga menjadi kesempatan untuk melakukan beberapa pertemuan, yaitu pertemuan Dekan FEB/Ketua STIE PTM, pertemuan Asosiasi Prodi Akuntansi (APSA), Asosiasi Prodi Manajemen (APSMA), Asosiasi Prodi Ekonomi Islam (APSEI) dan Asosiasi Prodi Ekonomi Pembangunan (APSEP). “Selain itu, juga menjadi kesempatan untuk presentasi Call for Papers (CfP) yang berjumlah 95 judul riset,” ungkapnya.

Rektor menambahkan, bahwa pertemuan ini diiringi peluncuran volume dua jurnal internasional (berbahasa Inggris). Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun. “Tujuannya agar hasil-hasil riset tersebut bisa tersosialisasi, terdesiminasi dan berguna bagi pengembangan khasanah keilmuan dan pengembangan masyarakat. Munas ini juga meluncurkan 11 buku karya dan kolaboras para dosen FEB/STIEM PTM,” pungkasnya.

Close Menu