logo-1.png
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Select Language

KAMPUS PENCERAHAN – UPT. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go), Kamis kemarin (16/1/2020) kembali melaksanakan kegiatan bedah buku di gedung Haryono Suyono, LPPM, UM-Go. Kegiatan ini adalah kali kedua dilaksanakan UPT. Perpustakaan dimasa kepemimpinan Dr. Saidah Gani.

Melihat selang kegiatan yang cukup jauh, Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf mengharapkan, agar awal tahun 2020 ini dapat dijadikan momentum untuk membuat kegiatan bedah buku ini lebih sering. “Sebulan sekali atau minimal setahun dua kali, per semester. Jadi mengawali semester genap tahun akademik 2019-2020 dan pada tahun akademik yang baru, semester ganjil tahun 2020-2021 kegiatan ini kembali akan dilaksanakan,” ungkap rektor saat memberikan sambutan.

Selain itu, buku yang dibedah, lanjut rektor, adalah buku karya dosen UM-Go. “Saya harap buku yang dibedah adalah karya dosen UM-Go. Jadi seluruh buku karya dosen UM-Go akan bergilir dibedah oleh para peserta bedah buku, dalam rangka untuk memotivasi civitas kampus untuk menulis dan membaca,” terangnya.

Baginya, mereka yang menulis pasti akan membaca, sementara membaca belum tentu menulis. Tak heran jika tradisi yang digiatkan UM-Go saat ini adalah budaya menulis. “Ini diharapkan memotivasi teman-teman dosen, termasuk para mahasiswa. Siapa tau ada pengalaman selama kuliah di UM-Go, praktek klinik di rumah sakit, bisa dituangkan dalam sebuah buku yang jika dibaca orang bisa menarik perhatian,” tambahnya.

Diakhir penyampaiannya, rektor mengucapkan terima kasih kepada pihak UPT. Perpustakaan dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) atas kegiatan ini. “Mudah-mudahan akan lebih banyak lagi kegiatan seperti ini, disatu sisi untuk mendukung suksesi akreditasi, disisi yang lain juga untuk menumbuhkan budaya ilmiah, tradisi literasi, serta atmosfer akademik yang ada di UM-Go,” pungkasnya.

Close Menu