UM-Go Sosialisasikan Kampus di Gorontalo Gemilang Fair 2020

KAMPUS PENCERAHAN – Pameran pembangunan dan inovasi yang digelar pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Gorontalo dalam rangka refleksi 4 tahun kepemimpinan Bupati Nelson Pomalingo mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Sebagaimana data panitia penyelenggara, tercatat ada sebanyak 132 instansi yang turut dalam pameran yang dikemas dengan Gorontalo Gemilang Fair 2020.

Para peserta terdiri dari 3 instansi vertikal, 62 OPD dari lingkup pemda kabupaten Gorontalo, 2 BUMD, 3 Perbankan, 8 perusahaan swasta, 4 Perguruan Tinggi dan 59 UKM/UMKM. 132 peserta tersebut memamerkan berbagai program dan potensi kepada khalayak melalui stand-stand pameran yang mengitari lapangan olahraga di Sport Center Limboto. Salah satunya Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go).

Saat dikonfirmasi, Direktur UPT. Humas dan Protokoler UM-Go, Sri Lestari Gintulangi, S.Sos, M.Si selaku penanggungjawab stand mengatakan, dalam pameran ini UM-Go lebih fokus dalam mensosialisasikan kampus. “Jadi kami UM-Go lebih fokus dalam mensosialisasikan kampus, mulai dari fakultas, program studi, prestasi kampus, kegiatan ekstra, intra kampus dan sarana prasarana lainnya yang sejauh ini telah menunjang perkuliahan mahasiswa UM-Go,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan kegiatan ini sebelumnya dibuka langsung oleh Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo, Jumat malam kemarin (14/2/2020) dan akan ditutup pada tanggal 18 Februari mendatang. “Saya berharap pameran ini tidak hanya penampilan tetapi apa informasi yang didapatkan,” terang Sri Lestari.

Tak hanya itu, selain menggelar pameran pembangunan, nampak beberapa agenda turut mewarnai refleksi 4 tahun Bupati Nelson memimpin kabupaten Gorontalo. Sebut saja, Pacuan Kuda, Open Tournament Bupati Gorontalo, Musabaqah Tilawatil Quraan (MTQ), Workshop, Hiburan Rakyat, Road Race dan Gemilang Run.

Agenda meriah ini diharapkan tak sekadar memberikan informasi, tetapi juga memberikan edukasi. Selain beberapa kegiatan diatas, dalam pameran ini
Bupati Nelson Pomalingo juga mengkukuhkan Komite Ekonomi Kreatif Gemilang dan Komunitas Ekonomi Kreatif (Jilid I), ditengah suasana pembukaan pameran pembangunan.

Saat itu Bupati mengungkapkan, beberapa waktu lalu pemerintah kabupaten Gorontalo telah mencanangkan Limboto Kota Kreatif. Karena itu untuk menggerakkannya dibutuhkanlah orang-orang kreatif. “Beberapa waktu lalu Limboto telah dicanangkan sebagai Kota Kreatif, untuk mendorong ini maka dibutuhkan orang-orang kreatif,” ungkap Nelson.

Pada kesempatan itu, Nelson mengapresiasi kreatifitas yang ditunjukkan para anak muda yang menampilkan hasil kreasi pada pameran itu. “Saya berharap semua kreatifitas bisa bertumbuh kembang, karena kreatif itu bukan dari pemda, tetapi pemda menjadi mediator dan motivator,” pungkasnya.