Kampus Pencerahan – Bukan tanpa alasan kenapa UMGO memilih desa Deme Dua, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) sebagai salah satu tempat untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) angkatan XVIII tahun 2021.

Menurut Kepala Pusat Penelitian, Inovasi, Haki, dan Publikasi UMGO Indri Afriani Yasin, S.Pi,.M.Agr,.PhD., saat memberikan sambutannya mengatakan Deme Dua dipilih semata-mata karena merupakan titipan dari pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara pada beberapa kesempatan lalu ketika pimpinan UMGO melakukan kunjungan kerja ke Bapak Bupati Gorut yang meminta pengembangan wisata halal di Gorut.

“Gorut yang memiliki banyak potensi wisata, yang semakin hari terus bertambah dan terus dikembangkan maka menggunggah niat Bupati untuk membuat titik-titik wisata yang bisa dijadikan wisata Syari atau halal,”Terangnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian melalui kuliah kerja dakwah yang dilakukan oleh mahasiswa saat ini, tentunya harus terus berkembang, karena problem yang dihadapi dan teknologi yang semakin berkembang. Sehingga pengabdian yang dilakukan kebermanfaatannya harus dirasakan terus oleh masyarakat. Seperti misalnya rintisan wisata Syari.

Tetapi, program pengabdian ini pun tidak luput dari tantangan, diantaranya pertanyaan-pertanyaan, keluhan-keluhan dari mahasiswa peserta KKD. Namun hal ini bisa dimaklumi mengingat setiap mahasiswa memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda, serta sebagian besar diantaranya yang baru pertama kali berinteraksi dengm masyarakat.

“Maka kami LPPM terus mencoba berkomunikasi dengan mahasiswa dan membimbing mereka agar dapat menyelesaikan misinya. Terimakasih juga kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang terus mendorong dan memberi dukungan kepada mahasiswa, baik itu moril maupun materi untuk menyelesaikan program kerjanya,”Ucapnya.

Terakhir, ia menyebutkan melalui adik-adik atau mahasiswa UMGO yang keren-keren wisata halal Desa Deme Dua tepatnya di Pulau Diyonumo berhasil dirintis.

“UMGO sebagai satu-satunya Universitas di Gorontalo, yang memiliki prodi S1 Pariwisata tentunya akan mendukung penuh program wisata Syari ini. Salah satunya akan mengirimkan mahasiswa lainnya di KKD berikut. Dan terimakasih kepada semua pihak mulai dari pemerintah desa, karang taruna hingga masyarakat yang telah menerima dan membantu mahasiswa kami selama ini dan semoga apa yang telah dibuat bisa bermanfaat bagi semuanya,”Tutupnya.

Close Menu