Kampus Unggul dan Berkemajuan – Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI), Fakultas Sains dan Ilmu Komputer (FSIK), Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Senin (14/11/2022), melaksanakan Pembekalan On the Job Training (OJT) mahasiswa angkatan III tahun 2022, di Gedung LP2M UMGO. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, Prof. Moon Hidayati Otoluwa, Dekan FSIK, Dr. Talha Dangkua, Kaprodi Sistem Informasi, Wahyudin Hasyim M.Kom, Ketua Panitia OJT, Hilmansyah Gani, M.Kom, Dosen-dosen Informatika dan seluruh peserta OJT.

Acara pembekalan OJT diadakan untuk memberi pengetahuan kepada mahasiswa mengenai aturan dan tatacara, serta perilaku dalam melaksanakan OJT. Mahasiswa dibekali cara etika di tempat OJT serta menerima pembekalan dalam melaksanakan kegiatan tersebut dan tata cara dan format penyusunan laporan OJT spesialnya lagi OJT kali ini diintegrasikan dengan program Meredeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) yang mana mahasiswa akan dihargai beberapa SKS.

Foto bersama perwakilan mahasiswa OJT dengan Pimpinan dan civitas akademika FSIK.

Ketua Panitia, OJT angkatan III, Hilmansyah Gani, M.Kom, dalam laporannya mengungkapkan, bahwa OJT merupakan salah satu mata kuliah wajib di SI yang termasuk dalam kurikulum.

“OJT sudah 3 kali dilaksanakan, yakni pada tahun 2020 dan tahun 2022 dilaksankan sebanyak dua kali . Pelaksanaan OJT angkatan I mahasiswa ditempatkan di kantor atau instansi pemerintah, kemudian untuk OJT kedua mahasiswa diturunkan ke desa untuk melakukan pendampingan program desa berbasis digital mereja telah menghasilkan sebuah Sistem Informasi Desa, untuk angkatan ketiga tetap akan kembali kami kirim ke desa untuk mengembangkan SID yang dibutuhkan oleh desa tersebyt,” jelasnya.

Hilmansyah melanjutkan, pelaksanaan OJT selain untuk mendampingi desa dalam menerapkan digitalisasi sekaligus ajang promosi dan sosialisasi kampus UMGO, apalagi mahasiswa kami akan berada di desa selama tiga bulan.

OJT angkatan III ini diikuti oleh sebanyak 31 mahasiswa SI dan untuk lokasi OJT dilaksanakan di Kabupaten Boalemo, Kecamatan Mananggu, tepatnya ada tiga deesa yaitu, Desa Buti, Desa Salilama dan Desa Tabulo.

Dekan FSIK, Dr. Talha Dangkua saat memberikan sambutannya mengatakan pelaksanaan OJT ini sudah jelas manfaatnya sangat besar terutama dalam desa yang membutuhkan Teknologi, agar proses pelayanan yang ada di desa dapat berjalan dengan lancar.

“Kemudian manfaat untuk mahasiswa, mereka dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat saat kuliah untuk di bawah dan diterapkan pada masyarakat, selain itu kalian bisa bersosialisasi dengan masyarakat dan membiaskan dengan kultur kerja di desa, yang nantinya itu bekal kalian untuk terjun ke industri kerja kedepan nanti,” ungkapnya.

Dr. Talha berharap, mahasiswa disana membawa nama prodi, jurusan, fakultas dan universitas untuk itu tolong alamamter dijaga terutama kita sebagai perguruan tinggi dengan label Muhammadiyah maka itu yang menjadi ukuran di masyarakat.

Kemudian, Prof Moon Hidayati Otoluwa sekalu Wakil Rektor I bidang Akademik sekaligus pembuka acara menegaskan mahasiswa harus benar-benar memanfaatkan kesempatan OJT ini di Desa mana nantinya ia di OJT kan.

“Atas nama Rektor saya mengapresiasi pelaksanaan OJT ini dimana prodi SI memberikan peluang khusus bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia kerja sehingga mereka dapat belajar dan menambah pengalaman, apalagi OJT ini terintegrasi dengan MBKM yang diakui berapa sks untuk itu mahasiswa jangan samapi nilai kalian rendah artinya harus kerja sebaik mungkin. Tidak ada lagi mahasiswa yang santai-santai, orang yang hanya menunpang nama pasti tidak akan lulus,” tegasnya.

Prof Moon meminta kepada peserta OJT, dalam pelaksanaan pembekalan yang dilaksanakan selama dua hari ini untuk diperhatikan baik-baik karena itulah yang akan mahasiswa terapkan di lapangan, catat apa yang bisa dilaksanakan di desa kalian masing-masing.

Close Menu
×

Cart