BERSIAP MENGHADAPI OSCENAS, JURUSAN KEPERAWATAN UMGO SELENGGARAKAN PELATIHAN OSCE

Kampus Unggul dan Berkemajuan –  Metode OSCE (Objective Structured Clinical Examination) adalah suatu metode untuk menguji kompetensi klinik secara obyektif dan terstruktur dalam bentuk putaran/station dengan waktu tertentu. Objektif karena semua mahasiswa diuji dengan ujian yang sama. Terstruktur karena yang diuji keterampilan klinik tertentu dengan menggunakan lembar penilaian tertentu.

Metode OSCE ini kedepannya akan diterapkan sebagai salah satu metode evaluasi uji kompetensi, yang selama ini dalam beberapa periode uji kompetensi dilakukan dengan hanya menitikberatkan pada uji pengetahuan dalam bentuk ujian pilih ganda. Metode OSCE dapat menggambarkan seluruh aspek penilaian baik kognitif, sikap maupun ketrampilannya. Berdasarkan itu, Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) bekerjasama dengan 

Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (APNI)  sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan OSCE selama 5 hari pada hari Kamis-Sabtu, 4-6 Januari 2024. 

Tujuan dilaksanakan pelatihan ini adalah melatih dosen dari mulai pembuatan soal OSCE dan review soal, menguji dengan metode OSCE, melatih calon standar pasien, penggunaan timer selama ujian, melakukan simulasi ujian dengan metode OSCE dan materi lainnya. 

“OSCE ini seperti capaian profesi kalau sekarang masih UKOM kedepan itu sudah harus OSCE jadi selain UKOM yang lebih mencakup penglihatan kognitifnya, psikomontoriknya dan afektifnya kalau OSCE lebih melihat ke Psikomotoriknya untuk kompotensi kemampuan lulusan yang ada jadi ini bukan hanya berlaku di Universitas tetapi juga akan berlaku secara tingkat nasional setara UKOM  jadi mereka akan mengikuti dua yakni UKOM dan OSCE, tetapi untuk sekarang belum berlaku secara nasional namun sudah dilaksanakan ditingkat institusi pendidikan masing-masing” Jelas Kaprodi Keperawatan UMGO, Ns. Harismayanti, S.Kep., M.Kep.

Pihaknya juga sudah menjalankan sejak beberapa tahun lalu untuk kegiatan OSCE bagi mahasiswa, dan pelatihan OSCE yang baru dilaksanakan kemarin guna meningkatakan kompotensi Dosen  dalam pelatihan OSCE.

“Tentang bagaimana memotret kegiatan pelatihan OSCE yang tentunya berkualitas dan nantinya kita harapkan ketika OSCE nasional ini sudah jalan tentunya dosen sudah siap dengan OSCE itu, sudah paham, sudah tau bagaimana pelaksanaan OSCE dan mampu membuat soal OSCE dan menjadi penguji bahkan boleh menjadi pengawas pusat. Kalau di UKOM kita juga punya pengawas pusat salah satu dosen  kita yaitu Ibu Andi Akifa dan tentunya ini juga akan berlaku secara nasional sehingga ini sangat-sangat penting  untuk kita laksanakan dan ini rutin kita laksanakan setiap tahun untuk satu periode di Profesi Ners,” Tandasnya. 

Saat ini kata Kaprodi Keperawatan OSCE berjalan masih tingkat Institusi, kedepan akan berubah pada tingkat regional dan pihaknya akan kerjasama dengan isntitusi yang ada di Gorontalo misalnya Kampus Poltekkes dan UNG, ataupun mengundang dari regional. 

“Jadi pengujinya itu bisa change yang biasanya kita hanya menguji mahasiswa kita namun nantinya kita bisa menguji mahasiswa di kampus lain begitu sebaliknya, dengan adanya pelatihan ini OSCE kita bisa lebih diakui dan bisa terpakai diakreditasi untuk pengujinya masih ditahap pencarian karena kemarin ada beberapa pesertanya dari institusi lain.

Pelatihan ini lebih ke peningkatan kualifikasi profesionalisme dosen dan tentunya bisa diterapkan kepada mahasiswa kita, bagaimana memberikan pengayaan dan pengalaman lainnya. Kita mengharapkan dengan kegiatan ini terjadi peningkatan motivasi dosen dalam menulis soal karena memang kita tiap periode mengirim soal ke regional kita berharap bisa tembus dan mendapatkan penghargaan sebagai penulis atau soal yang diterima ditingkat nasional,” Harapnya. 

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com