BEM FKIK UMGO Laksanakan Seminar Kesehatan “Interprofesional Collaboration Health Care”

Kampus Unggul dan Berkemajuan -Dalam  melayani   seorang pasien, tentunya seorang dokter tidak  hanya  bekerja sendirian. Oleh karena itu, diperlukan hubungan interpersonal yang  baik antar petugas kesehatan agar tercipta pelayanan yang komprehensif terhadap pasien. Konsep Interprofessional diperkenalkan sebagai  sarana membina kolaborasi  antar pelajar  atau tenaga kesehatan dengan latar  belakang yang  beragam. Kebutuhan akan  layanan kesehatan yang  komprehensif, mencakup aspek preventif, kuratif, rehabilitatif, dan promotif, menggarisbawahi perlunya kolaborasi antarprofesional dalam perawatan pasien di berbagai rangkaian layanan kesehatan. 

Berlandaskan hal ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (BEM- FKIK) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) dalam rangkaian kegiatan Healthy Week mengadakan Seminar Kesehatan “Interprofesional Collaboration Health Care”, di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Rabu 31 Januari 2024.

Adapun sebagai Narasumber, dr. A. Muh Rifqi Ismulail, M.Kes., Wakil Dekan 1 FKIK UMGO dengan sub topik materi “Strategi Pemenuhan Gizi untuk Pencegahan Stunting”, narasumber 2, Dwi Nur Octaviani Katili, S.ST., M.Keb.,  Kaprodi Kebidanan UMGO FKIK UMGO “Peran Bidan dalam Upaya Preventif Stunting Pada Ibu Hamil” dan Narasumber 3, Roos Panai, S.Kep., Ns., MPH, Sekretaris Dikes Kabupaten Bone Bolango dengan sub topik “Peran Keluarga Untuk Pemenuhan Gizi dalam  Upaya Pencegahan Stunting”, kegiatan ini diikuti oleh ratusan Mahasiswa FKIK dan perwakilan Mahasiswa Jurusan Kesehatan dari beberapa Kampus di Gorontalo diantaraya, Universitas Gorontalo, Universitas Negri Gorontalo, Universitas Bina Mandiri Gorontalo dan STIKES Bakti Nusantara Gorontalo karena dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Deklarasi Persatuan Mahasiswa Kesehatan Gorontalo. 

Ketua Ukum BEM FKIK UMGO, Ikram Wahyudin Mantu saat memberikan pengantarnya mengatakan kegiatan ini adalah bentuk inisiatif seluruh pengurus BEM dan civitas akademika FKIK. 

“Dalam rangkaian kegiatan Health Week dimana kita sudah melaksanakan Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan hari ini masuk pada kegiatan Seminar Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat dan mahasiswa khususnya FKIK agar bagaimana kita selaku mahaiswa kesehatan mampu menjadi pelopor dalam gerakan-gerakan kesehatan dan mampu memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang hari ini masih menjadi titik fokus bersama. Dan pembahasan Seminar kali ini mengerucut pada pembahasan strategi penurunan dan pencegahan stunting karena kasus stunting masih terbilang tinggi di Provinsi Gorontalo,” Jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Syafiin Napu, M.Kes., selaku Kabid Yankes dan SDMK Dinkes Provinsi Gorontalo turut mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh mahasiswa kesehatan UMGO. 

“Kami memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini, terima kasih dan apresiasi besar kepada panitia yang sudah berpikir cerdas untuk membuat seminar ini. Sebelumnya pak Kadis memohon maar berhalangan hadir karena ada kegiatan tidak kalah penting. Tadi kita sudah menyanyika bersamma lagu-lagu Mars Kesehatan baik dari IDI, PPNI dan IBI, saya cukup tergetar mendengarkan peserta menyanyikan dengan penuh semangat semoga ini  menjadi spirit terkait judul kita hari ini tentang interprofessional, tujuan adanya interpersonal guna mengkolaborasikan berbagai Profesi Kesehatan untuk dibentuk satu tim yang tujuannya agar tidak terjadi kesenjangan antar Profesi tersebut dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” Jelasnya. 

Dengan adanya interpersonal diharapkan masing-masing Profesi tidak lagi bekerja sendiri melainkan Tim, sehingga kedepan ketika kalin selesai kuliah dan bekerja kalian  akan terbawa dengan hal-hal seperti ini dan akan menghargai Profesi lain. 

Saat membuka kegiatan Seminar Kesehatan dengan Resmi Wadek 1 FKIK UMGO, dr. Rifki mengatakan UMGO saat ini resmi memiliki Prodi Kedokteran tepat pada 17 Oktober 2023 lahie izin Dikti dan telah menerima 16 orang mahasiswa.

“Jadi komitmen FKIK UMGO adalah semangat kolaborasi baik antar Keperawatan, Kebidan dan Kedokteran dan semangat ini terus ditanamkan mulai hari ini dan sampai mahasiswa bertugas di fasilitas kesehatan. FKIK juga selalu berupaya untuk memberikan kontribusi dalam menjalankan 6 pilar transformasi kesehatan salah satunya peningkatan SDM Kesehatan dan ini terus dijalankan dan kita akan senantiasi berkontirbusi meningkatkan SDM kesehatan di Gorontalo. Kami juga sudah melakukan MoU dengan Universitas Luwuk dan Palu kami akan memuka kelas afirmasi terkait Kebidanan dan Keperawatan sementara menunggu aturan dari LLDikti, tidak hanya dengan kampus kami juga telah melakukan MoA dengan pemerintah daerah tersebut,” Jelasnya. 

Ia juga menyebutkan semenjak dilantik menjadi Wadek 1 FKIK, ia berkomitmen kegiatan seperti ini akan senantiasi dan konsisten dilaksanakan.

“Nantinya akan ada pelantikan HMJ Keperawatan dan setelah itu mereka akan melakukan seminar Keperawatan begitu juga dengan HMJ Kebidanan yang sedikit lagi juga akan terbentuk. Ini gunanya untuk kalian semua karena kontribusi tidak seberapa dengan ilmu yang kalian dapatkan, kontribusi, partisipasi dan fokus dari sangat diperlukan karena ini adalah transfer ilmu, dan ini tidak akan kalian dapatkan dikeilmuan kalian, kalian harus punya soft dan hard skill dan silaturahmi melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan konsisten kita lakukan bersama,” Tutupnya.

 

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com