KAMPUS PENCERAHAN – Selain launching launching produk UMKM dan Gapura Sentra UMKM, Bupati Kabupaten Gorontalo (Kabgor), Prof. Nelson Pomalingo juga mengukuhkan komunitas pecinta embung dumati (PED) dan sejumlah proyek mahasiswa kuliah kerja dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM-Go) angkatan XIV, diantaranya, gerbang pintu masuk dan beberapa tempat selfie di tempat wisata embung dumati.
Dalam arahannya, Rektor UM-Go, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf menjelaskan, bahwa dirinya melalui Kepala LPPM telah menugaskan mahasiswa KKD satgas lingkar kampus untuk menangani daerah Gorontalo Outer Ring Road (GORR). Hal ini dilakukan karena melihat kondisi GORR yang melalui 3 tempat wisata kabgor, yakni embung dumati, pintu langit dan puncak mahoni.
“Kami berencana ketiga tempat wisata yang ada di GORR ini akan menjadi binaan kampus kerjasama dengan BUMDes, olehnya kami meminta kepada mahasiswa KKD untuk melibatkan BUMDes dalam rangka untuk penguatan kelembagaan dan pelayanan kepada tamu-tamu yang akan datang ke embung dumati,” ungkap rektor.
Selain itu, kampus juga akan melaksanakan seminar lintas prodi dalam rangka penguatan kapasitas dari pengelola BUMDes dan komunitas PED. “Kami ingin tempat wisata di daerah ini bisa berkembang dengan baik, didukung oleh IT, manajemen yang baik, marketing yang baik termasuk dalam aspek hukum, kita akan atur perdes yang dibuat kepala desa dalam rangka untuk melindungi BUMDes ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.
Jika tahun ini mahasiswa KKD diarahkan ke tempat wisata embung dumati, maka untuk KKD selanjutnya, kata rektor, akan diarahkan ke pintu langit dan puncak mahoni. “UM-Go sangat diuntungkan oleh adanya GORR ini. Jarak yang biasanya ditempuh dari kota ke kampus selama 30 menit, kini bisa ditempuh dengan waktu 15 menit, maka tidak ada salahnya jika UM-Go berkontribusi atas manfaat ini kepada pemerintah,” tutup rektor.